Sabtu, 18 Maret 2017

Piramida ekologi

Macam-Macam Bentuk Piramida

Struktur trofik pada ekosistem dapat disajikan dalam bentuk piramida ekologi, Ada tiga jenis piramida ekologi yaitu piramida jumlah, piramida biomassa dan piramida energi. Berikut penjelasan dari tiga jenis piramida ekologi.
Piramida Jumlah
Komposisi Organisme tergolong dalam tingkat trofik yang disajikan dalam piramida jumlah. Piramida jumlah ialah piramida yang menunjukkan jumlah organisme pada setipa tingkatan trofik. Organisme di tingkat trofik pertama biasanya melimpah sedangkan tingkat trofik kedua, ketiga dan selanjutnya semakin berkurang. Komunitas yang kebanyakan memiliki jumlah normal ialah tumbuhan yang lebih banyak daripada organisme herbivor. Demikian pula pada jumlah herbivor yang selalu lebih banyak dari pada jumlah karnivor tingkat I. Karnivor tingkat I juga selalu lebih banyak dari pada karnivor tingkat II dan seterusnya.

Piramida Biomassa

Piramida biomassa ialah piramida yang menggambarkan berat atau massa kering total organisme hidup dari masing-masing tingkat trofiknya pada suatu ekosistem dalam kurun waktu tertentu. Piramida biomassa memiliki penggambaran yang lebih realistic dari pada piramida jumlah. Fungsi piramida biomassa ialah menggambarkan perpaduan massa seluruh organisme di habitat tertentu dan dinyatakan dalam gram. Untuk menghindari kerusakan habitat, maka biasanya pengukuran menggunakan metode sampel. Sampel diukur kemudian total seluruh biomassa yang dihitung dengan perbandingan yang tertentu. Pengukuran tersebut menghasilkan informasi yang lebih akurat mengenai ekosistem.

Piramida Energi

Piramida energy ialah piramida yang menggambarkan terjadinya penurunan energy pada tiap tahap tingkatan trofik. Piramida energy dibuat berdasarkan pada observasi dalam waktu yang lama. Piramida energy memberikan gambaran paling akurat mengenai aliran energy dalam ekosistem dari pada piramida jumlah dan piramida biomassa. Pada piramida energy terjadi penurunan jumlah energy secara berturut-turut dari tingkat trofik yang paling rendah ke tingkat trofik yang paling tinggi. Berkurangnya energy pada setiap tingkat trofik terjadi karena hal-hal berikut.
  • Hanya sebagain pada makanan yang ditangkap dan dimakan oleh tingkat trofik selanjutnya.
  • Makanan yang dimakan tidak akan bisa seluruhnya dicerna dan ada yang dikeluarkan sebagai sampah.
  • Hanya pada sebagian makanan yang dicerna menjadi bagian dari tubuh organisme, sedangkan pada sisanya digunakan sebagai sumber energi.
Dari ketiga tipe ekologi tersebut piramida energi yang dianggap model piramida terbaik, alasan piramida energi dianggap paling terbaik ialah sebagai berikut.
  • Tidak dipengaruhi dari ukuran organisme dan kecepatan metabolism organisme
  • Menunjukkan efisiensi ekologi atau produktivitas ekosistem
  • Memberikan gambaran berkaitan dengan sifat fungsional suatu ekosistem

Tidak ada komentar:

Posting Komentar